Pada Rabu, 28 Januari 2026, Bank Indonesia menggelar kegiatan Sosialisasi Kebijakan dan Pedoman Penerapan APU PPT dan PPPSPM Berbasis Risiko bagi PJPUR yang bertempat di Ruang Dr. Soetomo, Gedung D Lantai 1, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia. PT Advantage SCM turut hadir sebagai salah satu perusahaan PJPUR, sebagai bagian dari komitmen untuk terus menjaga standar kepatuhan dan keamanan dalam industri pengelolaan uang rupiah.
Acara ini menjadi ruang penting untuk menyamakan pemahaman seluruh PJPUR terkait penerapan kebijakan Anti-Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM) dengan pendekatan berbasis risiko. Kebijakan ini mengacu pada ketentuan terbaru, yaitu PBI No. 10 Tahun 2024 dan PADG No. 15 Tahun 2025, yang menekankan bahwa setiap proses operasional perlu dijalankan dengan kesadaran penuh terhadap potensi risiko yang ada.
Sosialisasi berlangsung interaktif melalui paparan langsung dari berbagai unit di Bank Indonesia, mulai dari Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP), Departemen Surveilans Makroprudensial, Moneter, dan Pasar Keuangan (DSMM), hingga Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen (DSPK). Tidak hanya membahas kebijakan secara teoritis, sesi ini juga mengulas bagaimana regulator melihat implementasi nyata di lapangan.
Bagi perusahaan dengan layanan Cash In Transit (CIT) seperti PT Advantage SCM, pemahaman ini menjadi sangat relevan. Proses penjemputan dan pengantaran uang tunai bukan sekadar soal ketepatan waktu dan keamanan fisik, tetapi juga menyangkut bagaimana risiko diidentifikasi, mitigasi, dan dikelola secara menyeluruh, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan personel, hingga tata kelola internal yang transparan dan akuntabel.
Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, para peserta juga berkesempatan membahas tantangan yang sering muncul dalam praktik sehari-hari, termasuk bagaimana kebijakan berbasis risiko dapat diterapkan secara realistis tanpa mengganggu kelancaran operasional. Diskusi ini membuka ruang dialog yang konstruktif antara regulator dan pelaku industri, sekaligus memperkaya perspektif kedua belah pihak.
Keikutsertaan PT Advantage SCM dalam kegiatan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk terus beradaptasi, belajar, dan menjalankan layanan CIT dengan standar kepatuhan yang tinggi. Karena pada akhirnya, kepercayaan dalam layanan pengelolaan uang tunai dibangun dari proses yang aman, transparan, dan sesuai dengan regulasi setiap hari, di setiap perjalanan uang yang dijalankan.
Tentang Advantage
Advantage adalah perusahaan PJPUR dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Dengan 35 kantor cabang di seluruh Indonesia dan 500+ armada operasional, ADV menyediakan layanan unggulan seperti Cash Replenishment (CR), Cash In Transit (CIT), dan First Line Maintenance (FLM). Dukungan jaringan luas, armada andal, serta teknologi DCT menjadikan Advantage mitra terpercaya bagi perusahaan di seluruh Indonesia.


